Logaritma part 3

posting kali ini ak akan bahas penjabaran log yang sederhana yaitu
^{a}logb = \frac{1}{^{b}loga} \to ^{b}loga = \frac{1}{^{a}logb}

adakah yang bertanya mengapa bisa bgtu ? atau pasrah saja pada rumus yang ada ?
ingat kita ga boleh terlalu patuh sama rumus , kita harus cari dari mana rumus itu berasal

lantas dari mana rumus yang di atas berasal ?
Baca lebih lanjut

kemana uang yang hilang ?

di suatu forum matematika ada yang bertanya seperti ini
(tapi saya ganti namanya biar keren ^^v )

Ada seorang anak, anggap aja namanya Hervind. Dia pengen beli sate, harganya 17.000. Tapi Hervind nggak punya uang. Lalu dia ngutang ke temannya, Edwin dan Elvindo. Utang ke Edwin 10.000 dan ke Elvindo juga 10.000. akhirnya dia bayar uang sebesar 20.000 ke tukang sate, kembaliannya 3.000. Untuk mengurangi besarnya hutang, Hervind bayar utangnya ke Edwin 1.000, ke Elvindo juga 1.000. Kini uangnya tinggal 1.000. Jadi sekarang utangnya ke Edwin 9.000 dan ke Elvindo juga 9.000. Kalo dijumlahkan uangnya ada 9.000+9.000+1.000=19.000.
Pertanyaannya, uang yang 1.000 lagi kemana?

dari cerita ini kita tau bahwa hervind itu kere ^^ *ga penting*

nah dari pertanyaan itu kita fokus kepada uang 1.000
dan langsung berkata , “oh iya yah”

sebenarnya ada yang keliru pada kalimat ini:
Kalo dijumlahkan uangnya ada 9000 + 9000+ 1000 = 19000.

kenapa uang nya di jumlahkan ?
padahal 9000+9000 adalah jumlah utang nya Hervind
dan 1000 adalah uang yg sedang dimiliki oleh hervind

sebenarnya yang lebih tepat adalah
9000 + 9000 – 1000 = 17000
“loh kenapa di kurang???”

angka 17000 adalah harga seporsi sate yang telah Hervind beli ,
dan juga jumlah uang yang harus di peroleh Hervind untuk membayar utang.
kita terfokus pada uang 20.000 padahal itu sudah tidak perlu lagi .
uang yang dimiliki Hervind sekarang adalah 1000 maka harus di kurang karena hervind harus mencari 17.000 lagi untuk membayar utang.

misalkan , skarang ada uang jatuh dari langit sebesar 17.000 , sehingga uang Hervind sekarang ada 17.000 + 1000 = 18.000
maka rumus nya 9000 + 9000 – 18000 = 0
jika hasil nya 0 maka utang nya hervind sudah lunas

mungkin masih ada yang bingung
mari kita putar pikiran 180 drajat
kita ubah ceritanya sedikit
setelah dapat kembalian , hervind memberikan 1.500 rupiah ke Edwin dan 1.500 rupiah ke elvindo
maka utang hervind kepada elvindo adalah 8.500 dan kepada edwin 8.500 juga. dan uang yang dimiliki hervind skarang adalah 0 rupiah
sehingga rumus yg terbentuk adalah
8500 + 8500 – 0 = 17000
kembali lagi yg udah ane bilang , 17000 itu adalah uang yang harus di peroleh Hervind untuk membayar utang
supaya utang nya lunas , maka hervind harus mendapatkan 17000 lagi (harga 1 porsi sate)

nah demikian lah maksud ane , jadi jgn terkecoh dengan 20000 tpi ketahuilah apa arti dari sebuah angka
setelah panjang lebar , pertanyaan utama memang belum terjawab dan ane rasa ga perlu di jawab lagi ^^

Mengapa 0!=1 ??

sebelum nya pasti sudah tau apa yg di maksud dengan tanda ! di matematika donk ??
maksudnya tentu saja bukan kalimat perintah😀
kalau di uraikan 3! = 3.2.1 = 6
hmmm….. bagi yg blum tau pasti sudah ada gambaran sedikit
contoh lain nya
2! = 2.1 = 2
4! = 4.3.2.1 = 24
5! = 5.4.3.2.1 = 120
6! = 6.5.4.3.2.1 = 720
n! = n.(n-1).(n-2).\,\,\, ...\,\,\, .2.1

tapi gimana dengan 0! ???
coba hitung dengan kalkulator , pasti hasil nya 1 Baca lebih lanjut

xy = x/y = x-y

seperti yg sudah saya tulis di judul , 2 hari lalu saya menemukan soal seperti ini
mungkin soal ini udah “klasik” tapi ini menarik loh

hitunglah x+y jika xy = \frac{x}{y} = x-y
dengan ketentuan x dan y bukan 0

pertama” saya pikir jawaban nya itu berupa variabel juga , tapi ternyata angka”
nah dari sini saya bingung setelah di pangkat , di akar dan di panjang panjang kan malah tambah bingung😀

aku minta bantuan ke teman yang pintar dalam waktu 4 jam sudah ketemu tapi menggunakan cara coba” .
saya tanya cara kerja nya dan dia hanya bilang ” gw memutar cara kerja otak gw 180 drajat”

dari jawaban yg dia dapatkan dan kata”nya baru bisa saya simpulkan bahwa soal ini gak harus di hitung , tapi dengan cara yang di sebut oleh orang jago metematika adalah nalar
Baca lebih lanjut